Dulu ambo termasuk orang yang sangat menyayangkan ( baca tidak suka) pada SBY, berkaitan dengan kebijakannya mencalonkan Agus-Sylviana dari Partai Demokrat mengikuti Pilkada DKI. Tidak suka lantaran waktu itu, yang ada dibenak saya SBY ini kok tidak henti hentinya ingin berseteru terus dengan Prabowo.
Baca Juga : GEGER ..!! GERAM DENGAN KECURANGAN PILKADA, PRABOWO : Saya Akan Ungkap.... AYO BAGIKAN
“Wah gawat ini, pasti voter yang ingin menghambat langkah Ahok akan terbelah belah,” begitu ambo membaca dan meramalkan bahwa dimajukannya Agus-Sylvi pada Pilkada DKI akan menguntungkan kubu Ahok.
Ternyata apa yang ambo duga salah, SBY luar biasa, Strateginya SBY memang cerdas, rapi dan terukur.
Mencalonkan putranya sebagai gubernur dan rela mengorbankan karir militer putranya. Itupun kata kita bahwa SBY mengorbankan karir anaknya.
Barangkali kita lupa bahwa SBY punya Partai Demokrat, mau dimana
- kamana sepenuhnya berada ditangan SBY. Agus adalah putra mahkota, pangkat Jendral mungkin bagi semua alumni AKABRI terbuka kesempatan untuk meraihnya. Tapi tidak semua Jendral mampu melahirkan partai besar, semirip Partai Demokrat.
Sumber >> freshaholic.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar